You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI dan Kemen PUPR Gelar Konsultasi Publik ke-2 Pembangunan Tol Ruas Semanan - Sunter
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Konsultasi Publik Pembangunan Tol Ruas Semanan - Sunter Kembali Digelar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), kembali menggelar konsultasi publik rencana pengadaan sisa tanah bagi pembangunan tol dalam kota Jakarta ruas Semanan - Sunter.

"Kalau masih ada yang belum datang, kita akan buat sekali lagi." 

Kegiatan yang kedua kali ini diadakan di Merlyn Park Hotel, Jalan KH Hasyim Ashari, Petojo Utara, Gambir dan dihadiri 264 warga dari 14 kelurahan yang terdampak pembangunan.

Ketua Kelompok Pengaduan Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Agus Saputra mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari konsultasi publik pertama yang dilaksanakan pada 28 dan 29 Agustus 2024 lalu. Kegiatan konsultasi publik kedua ini mengundang warga terdampak yang belum hadir pada pelaksanaan pertama.

Hadir Kembali, PTSP Goes to Mall Diapresiasi Pelaku Usaha

"Dari total 4.285 pemilik lahan yang terdaftar. Pada konsultasi publik pertama tidak hadir 264 orang. Hari ini kita undang lagi," katanya, Selasa (15/10).

Dijelaskan Agus, sebanyak 4.285 warga itu merupakan pemilik lahan yang tersebar pada 14 kelurahan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Total area lahan yang akan dibebaskan mencapai sekitar 227.350 meter persegi.

Adapun ke 14 kelurahan yang wilayahnya terdampak pembangunan yakni, Kelurahan Kalideres, Duri Kosambi, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke, Wijaya Kusuma, Jelambar, Grogol, Duri Selatan, Kelurahan Krukut di Jakarta Barat. 

Sedangkan di Jakarta Pusat yang terdampak yakni, Kelurahan Petojo Utara, Kebon Kelapa, Pasar, Kebon Kosong dan Kelurahan Duri Pulo.

Sebelum pelaksanaan tahapan konsultasi publik, ungkap Agus, pihaknya telah melakukan sosialisasi pada Juni lalu. Kemudian mulai Juli hingga Agustus 2024 lalu, pihaknya juga telah melakukan tahapan pendataan awal.

"Kalau masih ada yang belum datang, kita akan buat sekali lagi. Bila telah tiga kali konsultasi publik tapi tidak hadir, dianggap menyetujui," tegasnya.

Anggota Satgas Percepatan pembangunan Tol Semanan-Sunter Kementrian PUPR, Jonggi Panangian menambahkan, pembangunan tol dalam kota ini  merupakan salah satu proyek strategis nasional dan bagian dari enam jalan tol dalam kota yang direncanakan.

Dijelaskan Jonggi, ruas Tol Semanan-Sunter ini memiliki panjang total sekitar 21.881 meter. Adapun pembangunan dibagi menjadi dua seksi yakni seksi B dari Semanan - Grogol sepanjang 12.375 meter dan seksi C Grogol - Kelapa Gading sepanjang 9.506 meter.

"Bapak-Ibu juga boleh tidak menyetujui dan mengajukan keberatan pada gubernur. Tapi bila tidak disetujui dan dianggap menolak, tidak akan diberikan insentif pajak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6606 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1590 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1540 personDessy Suciati
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1526 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1446 personAldi Geri Lumban Tobing